Melihat cara Pemerintah Korea Selatan mendukung eSports

Cara Korea Selatan Mendukung eSport

Korea Selatan sudah terkenal sebagai rumah bagi eSports, di mana negara tersebut telah menyelenggarakan banyak acara game atau turnamen besar.

Turnamen yang diselenggarakan juga tak tanggung-tanggung, tiap turnamen eSports biasanya akan dibanjiri oleh puluhan ribu suporter yang ingin menyaksikan tim esport favorit mereka berkompetisi.

Hal inipun terjadi saat turnamen League of Legends World Championship tahun 2014 di Seoul, lebih dari 40 ribu fans memadati stadion hanya untuk menyaksikan tim terbaik League of Legends bertanding.

Hebatnya lagi, pertandingan itu juga ditonton secara livestream oleh lebih dari 20 juta orang.

Semua hal itu tentunya tak akan terjadi tanpa campur tangan pemerintah yang mendukung penuh eSports disana.

Tapi apa saja sih peran pemerintah Korea yang sangat berpengaruh pada ranah eSports ini ? Yuk kita teliti satu persatu!

esport-1.jpg

Langkah pertama pemerintah Korea Selatan dalam mendukung eSports adalah dengan membangun jaringan internet nasional berkecapatan tinggi di akhir tahun 90an tepatnya saat krisis moneter melanda Asia, hal inilah yang membuat popularitas game online dan PC Bang (warnet) meningkat tajam disana.

Berkat meningkatnya para pemain game professional, akhirnya pada tahun 2000, Pemerintah Korea Selatan mulai mendirikan Asosiasi eSports,KeSPA.

Badan yang berada di bawah naungah Kementrian Kebudayaan ini bertugas mengelola 25 game eSports di neegara itu, termasuk League of Legends, Dota 2, dan Starcraft 2.

Peran KeSPA ini sangatlah penting dalam kemajuan eSports di Korea Selatan dan juga di dunia. Organisasi inilah yang berperan dalam melegitimasi eSports.

Organisasi ini juga berperan membuat para Atlet eSports Korea Selatan tidak hanya menjadi seorang amatir, tetapi mereka akan digaji dan punya perjanjian kontrak layaknya tenaga kerja profesional.

Baca Juga : Inilah Negara yang akan bertanding di eSports Asian Games 2018

Tak hanya digaji, para atlet ini pun diawasi oleh KeSPA. Mereka juga berperan aktif mengawasi para atlet agar jangan sampai tersangkut skandal seperti doping ataupun pengaturan skor.

Meski akhirnya, sempat ada skandal pengaturan skor pada 2009, tapi skandal ini tentunya tidak mengganggu iklim eSports di Korea Selatan karena tindakan tegas KeSPA yang langsung menskors para pelaku.

Peran pemerintah Korea Selatan dalam mendukung eSports enggak cuma sampai disitu loh. Mereka juga bekerja sama dengan para pelaku industri game.

Bahkan sejak 2011, anggota dewan Korea Selatan sudah menyusun rancangan kerjasama antara pemerintah, pengembang game, gamers, media, dan akademisi.

Korean-congress-1.jpg

Selain itu, DPR-nya Korea Selatan juga memberlakukan undang-undang untuk mempromosikan eSports agar menjadi pondasi bagi budaya dan industri eSports serta membantu meningkatkan daya saing mereka dengan negara lain.

Enggak cuma menguntungkan warganya, perkembangan eSports juga berkontribusi besar dengan kemajuan ekonomi Korea Selatan

Berdasarkan laporan Newzoo pada 2015, 55 persen gamers di sana menghabiskan uang sebanyak US$290 per tahun. Pasar dan industri game sendiri juga menghasilkan pendapatan sebesar US$4 miliar per tahunnya.

Baca Juga : Ternyata ini 8 Hal yang Membuat AoV Layak Masuk Asian Games!

Setelah melihat peran pemerintah Korea Selatan rasanya sangat wajar kalau mereka  bisa sesukses ini di ranah eSports.

Tentunya hal ini enggak cuma karena peran dari satu atau dua pihak saja loh. Semua pihak, baik pemerintah, gamers, pengembang, komunitas, media, dan sponsor berperan aktif dalam membuat sebuah ekosistem gaming yang sempurna.

Pertanyaannya, apakah Indonesia bisa seperti Korea Selatan? Hal itu tentunya bisa diraih, apalagi saat ini komunitas gamers di Indonesia sudah ramai dan aktif.

Pemerintah pun sudah mengakui keberadaan eSports. Begitu juga dengan banyaknya sponsor yang rajin mengadakan turnamen-turnamen besar disini.

 

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password